Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Apa Itu Sistem Bilangan

Apa itu sistem bilangan? 

Sistem bilangan ( “number system” ) adalah suatu cara untuk mewakilkan besaran dari suatu item fisik. Sistem bilangan yang selalu dijadikan media perhitungan oleh manusia adalah sistem bilangan desimal, yaitu bilangan yang menggunakan sepuluh macam nilai atau simbol untuk mewakili suatu besaran.

Sistem bilangan

Sederhananya, sistem bilangan adalah cara kita mengungkapkan dan mewakili besaran dari suatu objek fisik atau konsep. Sistem bilangan desimal, yang paling umum digunakan oleh manusia, menggunakan sepuluh simbol atau nilai yang dikenal sebagai digit (0-9) untuk menyatakan kuantitas. Dalam sistem ini, setiap digit memiliki nilai berdasarkan posisinya, dan kita dapat menggabungkan digit-digit tersebut untuk membentuk angka yang mewakili jumlah yang lebih besar atau kompleks.

Contohnya, dalam bilangan desimal, angka 354 memiliki tiga digit: 3, 5, dan 4. Digit pertama (3) memiliki nilai 300 karena berada di posisi ratusan, digit kedua (5) memiliki nilai 50 karena berada di posisi puluhan, dan digit ketiga (4) memiliki nilai 4 karena berada di posisi satuan. Kita dapat mengekspresikan jumlah total sebagai 300 + 50 + 4 = 354.

Sistem bilangan lainnya, seperti biner (basis 2) atau heksadesimal (basis 16), juga digunakan dalam berbagai konteks. Namun, sistem bilangan desimal tetap menjadi yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan perhitungan manusia.

Macam - Macam Sistem Bilangan

Ada beberapa sistem bilangan yang umum digunakan dalam matematika dan komputasi. Sistem bilangan desimal, yang merupakan yang paling umum, memiliki basis 10 dan menggunakan angka 0-9. Setiap digit dalam sistem ini memiliki nilai yang berbeda berdasarkan posisinya.

Selain desimal, ada sistem bilangan biner dengan basis 2, yang menggunakan hanya dua digit, yaitu 0 dan 1. Sistem ini sangat penting dalam dunia komputer untuk merepresentasikan data digital. Sistem bilangan oktal, dengan basis 8, kurang umum digunakan tetapi kadang-kadang muncul dalam pemrograman komputer.

Sistem bilangan heksadesimal memiliki basis 16 dan menggunakan angka 0-9 serta huruf A-F, yang merepresentasikan nilai 10-15. Heksadesimal sering digunakan dalam pemrograman komputer untuk mewakili alamat memori dan warna dalam HTML dan CSS.

Di samping itu, terdapat sistem bilangan romawi, yang menggunakan kombinasi huruf Romawi untuk merepresentasikan nilai. Contohnya, I = 1, IV = 4, X = 10. Ada juga sistem bilangan imaginatif yang melibatkan bilangan imajiner i, akar kuadrat dari -1, seperti 2 + 3i.

Tidak ketinggalan sistem bilangan Fibonacci, yang basisnya adalah deret Fibonacci, di mana setiap angka adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. Sistem bilangan p-adik, yang berasal dari teori bilangan, mempertimbangkan digit dengan basis p dan dapat memiliki ekspansi tak berujung.

Dengan pemahaman tentang berbagai sistem bilangan ini, seseorang dapat lebih baik mengenali dan memanfaatkannya dalam berbagai konteks matematika, komputer, dan teknologi informasi.

Kesimpulan:

Sistem bilangan merupakan suatu cara untuk mewakilkan besaran dari suatu objek fisik atau konsep. Sistem bilangan desimal, yang paling umum digunakan, menggunakan sepuluh simbol atau digit (0-9) untuk menyatakan kuantitas, dengan setiap digit memiliki nilai berdasarkan posisinya. Contoh penggunaan sistem bilangan desimal adalah dalam menyusun angka seperti 354, di mana masing-masing digit memiliki nilai yang ditentukan oleh posisinya.

Posting Komentar untuk "Mengenal Apa Itu Sistem Bilangan"